Menu

Warga Jaro keluhkan aktifitas penambangan Gunung Ampik

Kegiatan penambangan batu dengan menggunakan eksavator di kawasan Gunung Ampik Desa Garagata Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong mulai menimbulkan dampak lingkungan.

Selain dampak debu aktifitas galian C ini juga menyebabkan kualitas air Sungai Palai makin rendah. Satu warga Desa Garagata RT 5 Pandi mengeluhkan dampak penambangan ini cukup merugikan.

“Tiap musim hujan air sungai tak bisa dimanfaatkan karena sangat keruh,” ungkap Pandi.

Sebagai alternatif Pandi dan warga Desa Garagata lainnya memanfaatkan air bersih bantuan Pamsimas dari Kementerian PUPR. Termasuk air dari PDAM milik pemerintah daerah namun belum optimal khususnya di musim kemarau.

Terpisah satu warga Desa Garagata lainnya Sumi menyampaikan penambangan batu gunung di Desa Garagata cukup banyak.

“Ada ratiga lokasi penambangan batu gunung yang masih aktif,” ungkap Sumi. Maraknya eksplorasi batu gunung di wilayah ini berlangsung sejak tiga tahun lalu.

Menurut anggota Polisi Hutan KPH Kabupaten Tabalong Khairil lokasi tambang batu gunung merupakan kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) bukan hutan lindung. ( Sumber Antara News )

KEPALA BPBD TABALONG

KEPALA PELAKSANA BPBD TABALONG

Link